Pada saat mesin sepeda motor dinyalakan dan handle gas belum diputar, di situlah kondisi mesin “idle”. Istilah idle lazim digunakan di seluruh dunia tapi orang Indonesia lebih suka menyebutnya dengan istilah langsam.
Kondisi mesin idle atau stasioner tersebut, ternyata tidak dianjurkan untuk disetel hanya dengan menggunakan perasaan, kira-kira atau feeling. Karena masih banyak pemiliki motor yang kerap mengutak-atik idle motor trail mereka hanya berdasarkan tiga hal tadi.
Setelan idle pada mesin tidak bisa dilakukan sembarangan, karena masing-masing mesin tentu memiliki standarisasinya sendiri dan sesuatu yang tidak sesuai standar biasanya akan menimbulkan efek-efek negatif.
Seperti misalnya jika kondisi stasioner terlalu rendah, maka sepeda motor akan kehilangan tenaga, sementara jika terlalu tinggi akan membuat bahan bakar cepat habis atau boros. Untuk sepeda motor yang masih menggunakan sistem karburator, penyetelan dilakukan manual dengan bantuan chooke (membantu sepeda motor menyala, ketika suhu dingin).
Sedangkan untuk para pengguna motor trali injeksi, penyetelan dilakukan otomatis oleh termowax. Jadi motor bisa dengan mudah menyala dalam kondisi suhu apapun. Biasanya jika Anda membawa motor trail Anda ke bengkel resmi, maka para mekanik sudah mengetahui hitung-hitungan idle wajib mengikuti bawaan pabrik dan sesuai dengan yang dianjurkan.
Lantas apa saja yang akan terjadi pada motor trail jika tidak mengkikuti standar dari pabrik, selain yang sudah disebutkan di atas? Yang jelas jika setelan idle terlalu tinggi maka mesin motor akan sangat responsid terhadap putaran gas, ini jelas berbahaya. Gerakan tangan sekecil apa pun, bisa mempengaruhi tarikan motor. Dampak lainnya adalah kampas kompling dan kampas rem akan lebih cepat aus.
Sementara jika terlalu kecil mesin kurang responsif dan kurang stabil, akibatnya motor trail menjadi mudah mati. Disamping itu kinerja oli menjadi tidak maksimal sehinggal komponen bagian dalam mesin akan menjadi cepat aus.
Nah untuk menghindari salah setelan idle pada mesin, kami sarankan untuk mebaca buku panduan motor trail Anda atau mempercayakan pada montir yang memang ahli pada bidangnya. Jangan hanya menghandalkan perasaan atau kira-kira ya.