Regenerasi di Trial Game hampir tak pernah putus. Setelah era Denny Orlando, Wahyu Gareng, Endi Endot dan Andi Suryanto muncul nama-nama M. Arjun, Ivan Harry, Agha Riansyah, Totok Didot dan sebagainya. Belum berakhir masa-masa kejayaan mereka, menyusul rising star-rising star dengan skill menawan, sebut saja Savona Oki, Fernando Corokong, dan Lantian Juan. Pada putaran ke-9, belum lama ini di Ambarawa, kembali pesona kroser muda menghiasi starting list Trial Game, Hilman Maksum.
Hilman, begitu dia biasa disapa, sosok pemuda kalem yang masih duduk di bangku SMU di Yogyakarta. Putaran ke-9, Sirkuit Lapangan Pangsar Jendral Soedirman, Ambarawa, adalah perdana bagi putra ke-3 pasangan Yusuf Rojabi dan Sri Wahyuning Suryandari ini. “Mas Kiki, mekanik M. Arjun yang ngajakin untuk ikutan di Trial Game. Sebelumnya saya sering nonton Trial Game di televisi dan langsung tertarik. Makanya ketika diajak langsung ikutan deh,” buka murid Zulfikar 161 itu.
Penampilannya di Trial Game tak sekedar numpang lewat saja. Turun di kelas Free For All (FFA) dan campuran open, pebalap grade B MX2 junior ini langsung on fire. Bersaing melawan para senior-seniornya seperti Denny Orlando, Ivan Harry, Wahyu Gareng dan sebagainya tak membuat ciut nyali Hilman. Hasilnya, podium ke-5 kelas FFA serta peringkat ke-4 campuran open berhasil ia rengkuh. “Pertama-tama bertanding di Trial Game ini harus mempersiapkan mental dan fisik, karena bersaing melawan Om Denny dan senior-senior yang lainnya harus punya mental yang kuat,” ucap Hilman. “Yang paling menarik dan beda dengan olahraga trail yang lain adalah tantangan handicap-handicapnya, lebih seru dibanding MX atau GTX,” imbuhnya.
Cerita seru mengawal keberhasilan lajang yang berulang tahun pada 24 April ini hingga sekarang. Hilman mengisahkan, Bapak serta saudara kandungnya yang juga seorang pebalap grasstrack, Bintang Romadhon, adalah 2 sosok yang sangat berjasa dalam karirnya. “Mereka berdua yang pertama kami mengenalkan saya dengan balap trail, kebetulan bapak juga hobi sekali dengan trail,” ucap pebalap Bonaharto VMX Tryink Dumasari itu. “Dulu pertama belajar naik trail masih dengan mesin potong rumput, maksud bapak biar saya menguasai motor dulu baru kemudian pakai mesin beneran,” pungkas Hilman. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian bro!RW