Saat Anda mengunjungi showroom atau sebuah pameran motor, biasanya akan ada brosur yang berisi tentang beragam data dan spesifikasi dari motor yang dijual. Nah salah satu informasi yang biasanya ada pada brosur tadi adalah tentang sudut rake dan trail.
Mungkin ada yang penasaran, sebenarnya apa sih efeknya sudut rake dan trail ini? Rake atau punya nama lain caster, adalah sudut yang ada antara poros rumah kemudi dengan garis lurus as roda depan. Semakin besar sudut rake otomatis memberikan stabilitas yang lebih besar pada trek lurus namun membuat motor jadi kurang lincah. Sebaliknya semakin kecil sudut rake kurang membuat motor lebih responsif dalam menikung namun jadi kurang stabil pada trek lurus.
Motor-motor sport kebanyakan punya sudut rake sekitar 25 derajat, sedangkan chopper mendekati 45 derajat. Lalu untuk motor touring berkisar 29 derajat dan cruiser 32 derajat. Sementara motor trail memiliki sudut rake sekitar 27 derajat.
Bagaimana mengukur sudut rake? Agar mudah, gunakan benang yang dikasih bandul dan gantung di plafon atau langit-langit. Posisi garis lurus benang sejajarkan as roda depan. Selanjutnya tinggal gunakan busur besar untuk mengukur sudut dari benang sampai kemiringan sok depan. Nah sudut antara benang dan kemiringan as roda itulah yang disebut sudut rake.
Kemudian pada brosur motor biasanya tertera ukuran trail, hal ini belaku pada seluruh motor bukan hanya motor trail saja lho. Normalnya, panjang trail punya ukuran 50-100 mm. Jika panjang trail terlalu besar, sepeda motor akan sulit berbelok meski stabil pada kecepatan tinggi. Sebaliknya maka sepeda motor menjadi tidak stabil namun mudah berbelok.
Nah kalau anda sudah mengerti sudut rake dan panjang trail, anda bisa sedikit membayangkan dan membandingkan handling tiap motor dengan mengintip data spesifikasinya aja lho! Nah sudah bertambah kan pengetahuannya.