Kebanyakan pengguna motor trail masih menggangap remeh penggunaan bensin beroktan sesuai. Motor trail produksi terbaru biasanya memiliki mesin dengan rasio kompresi yang cukup tinggi. Rata-rata mesin sepeda motor trail jaman sekarang memiliki rasio kompresi di atas 1:9,0.
Bahan bakar yang beredar saat ini memiliki nilai oktan tertentu, yang menunjukkan kemampuan bensin untuk tidak terbakar spontan akibat tekanan dan suhu tertentu. Semakin besar angka oktan akan semakin sulit bahan bakar terbakar spontan pada tekanan dan suhu tinggi. Atau bahan bakar diharapkan terbakar hanya saat timbul percikan dari busi dengan kata lain sesuai dengan timing pengapiannya, agar pembakaran sempurna dan efisien. Pembakaran yang efisien akan menghasilkan tenaga optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit.
Penggunaan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah dari yang disarankan, akan menyebabkannya terbakar dini dalam silinder. Biasanya ditandai dengan gejala ngelitik dan elektroda busi yang lebih hitam dengan jelaga. Lama kelamaan akan menimbulkan tumpukan karbon pada kepala piston dan ruang bakar. Kalo hal ini sudah terjadi sudah pasti motor trail Anda terasa tidak bertenaga.
Disamping itu mesin yang harusnya bisa tahan misalnya hingga 30.000km, bakal meminta lebih cepat untuk turun mesin akibat kerak karbon yang terperangkap dalam blok silinder. Hal ini bisa diminimize dengan menyuplai bahan bakar sesuai dengan peruntukannya sebab proses pembakaran akan berjalan dengan bersih dan sempurna
Sebenarnya apa sih ruginya kalau Anda bersikukuh menggunakan nilai oktan yang tidak sesuai kompresi ? Dalam pemakaian jangka pendek mungkin mesin tidak akan serta merta menjadi rusak atau bobrok. Paling hanya performa yang ngedrop alias tarikan berat. Kemudian dalam beberapa kasus, tunggangan Anda akan menjadi ngelitik atau terjadi detonasi.
Terus berapa sih nilai oktan yang cocok buat kendaraan kesayangan? Nah sebelum menjawaabnya, perlu kami tekankan untuk mengetahui terlebih dahulu rasio kompresi motor trail Anda jadi tidak salah pilih dalam menentukan bahan bakarnya. Yang jelas bahan bakar premium mempunyai nilai oktan 88, dengan angka ini mesin yang cocok menggunakan premium adalah yang memiliki kompresi 7:1 – 9:1 Sementara itu untuk bensin beroktan 90 dan 92 paling cocok digunakan untuk mesin motor trail yang memiliki rasion kompresi 9:1 – 10:1.
Untuk bahan bakar dengan nilai oktan 95 dianjurkan untuk motor trail yang menggunakan mesin dengan rasio kompresi 10:1 – 11:1. Nah untuk bahan bakar high end yang beredar di Indonesia saat ini, memiliki nilai oktan 98. Bahan bakar jenis ini diyakini mampu memenuhi kebutuhan mesin dengan rasio kompresi di atas 12:1.
Bahan bakar jenis ini mampu menaikan efesiensi mesin-mesin yang berspesifikasi wahid. Tarikan yang ringan bahkan sudah bisa dirasakan dari kecepetan rendah sekalipun. Namun jangan menggunakan bahan bakar jenis ini jika mesin memiliki kompresi dibawah 12:1 karena ada kemungkinan mesin akan sulit untuk menyala. Jadi jangan lupa untuk selalu menggunakan bahan bakar yang oktannya sesuai dengan kompresi mesin motor trail Anda ya.