Kendati telah lama menekuni hobi menunggangi motor trail, masih ada sebagian orang yang tidak bisa membedakan antara motor trail dan sepeda motocross. Terkadang ada yang mebawa sepeda motocross ke trek lintas alam, dan ada juga yang menggunakan motor trail di lintasan motocross. Apakah keduanya memiliki perbedaan ?
Jawabannya adalah keduanya hampir tidak memiliki perbedaan. Jika Anda mengunjungi sebuah showroom sepeda motor, kedua model sepeda motor itu hampir tidak bisa dibedakan. Keduanya pasti bisa berfungsi dengan baik di baik di trek lintas alam atau lintasan motocross. Tapi peningkatan dan modifikasi spare parts dibutuhkan oleh keduanya untuk bisa mendapatkan performa yang optimal.
Inti dari motocross adalah balapan dan finish terlebih dahulu di depan para pesaing. Untuk itu sepada motor yang digunakan di event ini biasanya memiliki berat jenis yang lebih ringan dibandingkan motor trail biasa. Untuk bisa mendapatkan performa yang diinginkan di lintasan motocross, Anda harus meng-upgrade beberapa bagian dari motor tersebut.
Sementara itu untuk trek lintas alam, motor trail anda harus memberikan kesan nyaman dan mulus saat ditunggangi, mengingat beratnya medan. Terutama jika berkompetisi dalam nomor enduro. Sepeda motor yang digunakan untuk kategori ini cenderung lebih berat, memiliki lampu depan dan stater kaki. Dua hal terakhir tidak mungkin di miliki oleh sepeda motocross.
Jika anda sudah terlanjut memiliki sepeda motocross, apa yang harus anda lakukan agar bisa membawanya berpetualang di alam bebas? ikuti tips dan triknya melalui tulisan ini ya. Sepeda motocross dirancang untuk mampu melakukan beragam lompatan tinggi, loncatan beruntun serta menikung dengan kecepatan tinggi. Sebelum membawa berlintas alam, setel ulang suspensi motor untuk mendapatkan rasa nyaman, sebaiknya hal ini dilakukan oleh mekanik profesional untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Sepeda motocross difokuskan untuk bisa melahap lintasan dengan cepat. Karena medan trek lintas alam yang bervariasi, Anda harus merubah setelan gird an rantai sesuai dengan kebutuhan. Memundurkan setelan gir belakang akan mampu membuat motor anda melaju lebih stabil saat melahap medan dengan kondisi berat yang memerlukan kecepatan rendah untuk melaluinya. Sementara itu memajukan setelannya akan membuat motor anda lebih stabil pada kecepatan puncaknya untuk rute jarak jauh.
Jangan lupa untuk memasang alat pelindung karena sepeda motocross biasanya tidak memasang alat ini. Beban ekstra menjadi alasan utama mengapa sepeda motocross minim alat pelindung. Pasang beragam pelindung mesin untuk memproteksi mesin dari medan yang berat, jangan lupakan juga alat keselamatan yang Anda gunakan.
Secara garis besar, lebih mudah untuk merubah sepeda motocross menjadi mesin ganas di medan lintas alam, ketimbang sebaliknya, karena trail lintas alam biasanya kurang bertenaga, memiliki ratio transmisi yang pendek serta suspense yang terlalu lembut. Jadi sudah siap untuk melakukan transformasi sekarang kan?