Aduh Lampu Cek Engine Menyala Terus
Jika Anda pengguna motor trail dengan sistem mesin injeksi, maka biasanya akan ada lampu indikator check engine atau Malfunction Indicator Lamp (MIL) pada bagian speedometer. Hal ini berfungsi untuk mendeteksi kerusakan motor yang diinformasikan oleh Electronic Control Unit (ECU).
Fitur Malfunction Indicator Lamp (MIL) bisa memberikan beragam informasi terkait kesehatan sepeda motor. Indikator yang berada di panel instrumen ini akan menginformasikan kepada pengendara jika ada kerusakan pada sistem injeksi melalui kedipan nyala lampu MIL yang terletak di speedometer/meter kombinasi. Jika melihat lampu indikator menyala atau berkedip, itu pertanda ada yang tak beres pada motor tersebut.
Sistem tersebut bekerja berdasarkan informasi dari ECM. Saat lampu MIL menyala selama dua detik, ECM akan mendeteksi sistem injeksi, apakah ada kerusakan atau tidak. Dalam kondisi normal, saat kunci kontak diputar ke posisi ON maka lampu indikator MIL akan menyala sekitar dua detik dan akan mati kembali. Tapi jika ECM menemukan kerusakan atau sesuatu yang tidak normal pada sistem injeksi, maka lampu indikator MIL pada motor akan terus menyala.
Ada beberapa indikasi check engine pada motor menyala, tidak semuanya dapat diartikan kalau motor sedang mengalami kerusakan atau masalah. Bisa jadi hanya ada kerusakan kecil atau socket kabel yang tidak terpasang dengan tepat.
Tapi tidak semua indikasi check engine menyala dikatakan sebagai masalah atau kerusakan, misalanya pada saat menyalakan mesin kendaraan, itu check engine akan menyala sekitar dua detik kemudian mati lagi. Itu normal dan tidak ada indikasi kode kegagalan.
Jika indikator MIL menyala terus setelah mesin dihidupkan, bisa jadi ada kerusakan pada salah satu fungsi komponen di sepeda motor. Ada beberapa tipe lampu indikator tersebut menyala, yakni menyala terus menerus dan berkedip dengan jumlah tertentu.
Jika menyala berkedip berarti ada suatu kegagalan fungsi komponen kendaraan, bukan berarti rusak. Hal tersebut bisa jadi disebabkan karena ada socket yang kendor, ada kabel yang lepas, kabel yang rusak karena putus, dan indikasi paling terakhir adalah adanya komponen yang rusak. Jika mesin masih bisa dinyalakan, Anda tidak perlu khawatir, tapi setelah itu segera banaw ke bengkel resmi ya, agar bisa dicek lebih lanjut permasalahnnya.