Ini Beberapa Pantangan Saat Mencuci Motor Trail
Sudah jadi keharusan untuk mencuci motor trail Anda, apalagi jika sering digunakan trabasan. Mencuci motor trail adalah perawatan rutin yang harus diperhatikan agar kebersihan dan penampilan tetap terjaga. Namun, ternyata ada beberapa kesalahan yang kerap terjadi ketika aktivitas cuci motor trail. Jika menerapkan cara mencuci yang salah, permukaan motor trail Anda justru akan rentan kusam atau bahkan tergores. Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar bahwa cara mereka mencuci motor trail itu kurang baik. Nah kami bakal jelaskan nih beberapa kesalahan mendasar yang sering dilakukan saat mencuci motor trail. Simak yuk
Banyak orang mengira bahwa menggunakan cairan pencuci piring atau deterjen baju untuk mencuci motor trail saja sudah cukup. Bagi mereka, ini adalah solusi praktis karena bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di rumah. Padahal, cairan pencuci piring dan deterjen mengandung bahan kimia yang keras dan alkalinitas yang tinggi. Tentunya, penggunaan bahan-bahan ini dapat merusak lapisan cat hingga menyebabkan cat menjadi kusam dan cepat memudar.
Selain itu, deterjen pakaian dan cairan pencuci piring juga bisa menyebabkan cat yang terkelupas menjadi berkarat. Hal ini disebabkan oleh bahan kimia keras yang dapat merusak lapisan pelindung cat. Jadi, untuk menjaga cat tetap awet dan berkilau, gunakanlah sampo atau cairan pembersih khusus yang dirancang untuk melindungi cat agar tetap berkilau dan terlindungi.
Penggunaan alat cuci yang kasar seperti kuas, sikat, atau kain lap yang tidak sesuai juga bisa merusak cat dan permukaan motor trail Anda. Sebab, alat pembersih yang bulunya kasar dapat menyebabkan goresan. Goresan-goresan ini mungkin sekilas terlihat kecil, tetapi jika dibiarkan lama kelamaan dapat membuatnya terlihat kusam dan tak terawat.
Selain sikat dan kuas, menggunakan kain lap atau kain bekas pakaian secara sembarangan juga ternyata berisiko menimbulkan goresan. Sebab, tidak semua kain memiliki tekstur yang sama. Agar lebih aman, sebaiknya gunakan lap chamois atau kanebo untuk mengeringkan air , serta lap microfiber untuk membersihkan bagian bodi, kaca, dan velg.
Saat sedang cuci motor trail, Anda tentu pernah menemukan beberapa jenis kotoran membandel yang menempel di permukaan, misalnya kotoran burung, bekas oli, lumpur, dan lain sebagainya. Terkadang, ada orang-orang yang justru menggosoknya dengan terlalu keras, padahal ini juga merupakan salah satu penyebab timbulnya goresan. Alih-alih membersihkan, menggosok dengan keras justru hanya akan memperparah kerusakan pada cat.
Oleh karena itu, gunakan teknik mencuci yang lebih lembut. Jangan paksakan jika memang kotorannya masih belum bisa hilang dalam sekali usap. Sebaiknya, basahi terlebih dahulu motor trail Anda untuk melunakkan kotoran tersebut , kemudian gunakan spons atau kain pencuci yang terbuat dari bahan lembut seperti mikrofiber.
Kemudian, bersihkan permukaan yang bernoda dengan gerakan memutar yang lembut, mulai dari bagian atas motor trail dan bergerak ke bawah. Ini akan mengurangi risiko goresan dan memastikan kotoran bisa hilang sempurna.
Kesalahan selanjutnya saat cuci motor trail yaitu, banyak orang yang menggunakan air yang sudah tercampur dengan sisa sabun atau kotoran untuk membilas. Hal ini justru bisa merusak permukaan.
Sebab, air yang kotor tentu sudah mengandung sisa-sisa debu, minyak, dan bahkan kerikil halus yang bisa menggores cat motor trail Anda. Untuk itu, pastikan selalu menggunakan air bersih yang mengalir saat membilas ya.
Menggunakan semprotan air dari selang adalah pilihan terbaik karena dapat meluruhkan kotoran dengan cepat tanpa meninggalkan sisa. Selain itu, penggunaan air bekas mencuci untuk membilas juga bisa meninggalkan residu sabun yang bisa menyebabkan bercak-bercak dan membuat terlihat kusam. Jika tidak dibersihkan dengan baik, residu tersebut akan mengering hingga membentuk lapisan tipis yang sulit dihilangkan tanpa bantuan profesional di bengkel.
Mencuci kendaraan di bawah sinar matahari langsung adalah kesalahan umum yang harus dihindari, karena panas dari sinar matahari bisa menyebabkan air menguap lebih cepat hingga meninggalkan bercak-bercak air di permukaan. Selain itu, panas matahari juga bisa membuat sabun cepat kering sebelum Anda sempat membilasnya, yang akan membuat proses pembersihan menjadi lebih sulit dan kurang efektif. Sebagai solusi, cuci motor trail Anda pada waktu atau kondisi yang lebih sejuk, seperti di pagi atau sore hari. Atau, cobalah mencari tempat yang lebih teduh atau tertutup.
Ternyata, mengeringkan motor trail setelah mencuci adalah langkah penting yang sering diabaikan banyak orang. Apakah Anda juga sering melakukannya? Padahal, sisa air yang tidak segera dikeringkan bisa menyebabkan munculnya noda air atau water spot pada permukaan cat. Noda air ini terbentuk karena air yang menguap meninggalkan mineral yang mengendap di permukaan cat.
Tentunya, noda ini bisa membuat motor trail Anda terlihat kusam dan kotor meski baru saja dicuci. Selain itu, saat terkena matahari, air yang tersisa juga bisa mengakibatkan kerusakan pada cat yang membuatnya tampak belang dan sulit dihilangkan. Untuk menghindari masalah ini, segera keringkan motor trail Anda setelah selesai mencuci dengan menggunakan kanebo atau kain lap yang lembut.
Seperti yang baru saja dijelaskan di atas, cara mengeringkan motor trail yang benar adalah dengan menggunakan kain lap yang lembut sesudah proses mencuci dan membilas selesai. Namun sayangnya, banyak juga orang yang lebih senang membiarkan motor trail mereka mengering dengan sendirinya di bawah sinar matahari atau angin. Hal ini bisa meninggalkan bercak air dan membuat permukaan motor trail terlihat kotor. Jadi, jangan pernah membiarkan motor trail Anda kering dengan sendirinya. Jika Anda merasa malas, minimal coba keringkan dahulu seperlunya hingga tidak ada lagi bekas air yang tersisa.
Membersihkan motor trail secara berlebihan juga bisa merusak tampilan motor trail Anda. Banyak orang berpikir bahwa semakin sering mencuci kendaraan maka efeknya akan semakin baik. Padahal sebaliknya, mencuci kendaraan lebih dari sekali dalam seminggu justru dapat menyebabkan cat motor trail Anda cepat memudar dan rusak karena paparan bahan kimia pembersih.
Selain itu, mencuci motor trail terlalu sering juga dapat mengikis lapisan pelindung cat, hingga membuatnya lebih rentan terhadap goresan dan berbagai kerusakan lainnya. Untuk menjaga cat motor trail Anda tetap awet, sebaiknya cucilah motor trail maksimal sekali dalam seminggu, kecuali jika motor trail Anda memang benar-benar kotor.
Jika Anda adalah orang yang sering berkendara dan merasa perlu mencuci kendaraan lebih sering, gunakan sampo khusus yang lembut dan hindari penggunaan deterjen yang keras. Pastikan juga untuk tidak mencuci kendaraan saat mesin masih panas atau di bawah sinar matahari langsung, karena suhu yang ekstrem dapat merusak cat. Ingat, berbagai kesalahan saat cuci motor trail ini harus benar-benar diperhatikan agar kondisi kendaraan kesayangan tetap menarik dan terawat.