TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Jangan Nekat Paksakan Ban Kempes Terus Berjalan

Teknis Kendaraan 09.06.2026

Bagi Anda pengguna motor trail dan supermoto harian sudah pasti dong pernah mengalamin mendadak ban bocor di tengah jalan? Ini memang bukan cerita baru. Terlebih, seperti kita tahu di  beberapa ruas jalan protokol di Jakarta, memang sering ditemukan banyak paku sengaj ditebar orang-orang tak bertanggung jawab.

Nah, jika sepeda motormu sekali waktu  tiba-tiba  melindas paku dan mengalami ban bocor, tentu  ini bisa menghambat perjalanan.  Karena ban motor harus segera ditambal atau bahkan malah sampai harus mengganti ban baru. Namun, sering  terjadi saat  ban terlanjur menginjak paku,  lokasi tempat tambal ban masih jauh.  Ini jelas merepotkan.

Alhasil, banyak pengendara motor yang  kerap nekat  tetap mengendarai motor dalam kondisi ban kempis. Padahal, kondisi semacam itu akan merusak komponen lain dari ban. Rusak dari bagian luar akan menular  ke bagian dalam. Dan   jelas jjika ini terjadi  kamu bakal lebih rugi.

Kenapa  ban yang kempes bisa merusak komponen  yang lain? Jawabannya sederhana.  Karena ban terdiri dari material logam kawat dan 80 persen karet sintetis. Nah, karet yang tertekan bisa membuat kerusakan permanen. Apalagi karet ban  itu sesungguhnya mudah berubah menjadi keras atau bergelombang pada bagian tertentu.

Ban yang bocor  tentu saja tidak mampu menyimpan tekanan udara.  Gesekan dari permukaan jalan ditambah beban muatan akan segera mempercepat kerusakannya.  Belum  lagi jika ini terjadi pada ban tubeless, Biasanya pada ban ini bagian pentilnya rawan mengalami bocor halus.

Ban yang tidak memiliki udara  jika tetap mendapa beban berat, efeknya rusaknya bisa parah. Bahkan cenderung tidak bisa diperbaiki . Kerusakan ban bocor  biasanya dibedakan pada  kondisi bocor halus, tertancap benda-benda asing, atau struktur karet rusak dikarenakan faktor usia. 

Jika permukaan ban tipis dan di atas usia pakainya alias kadaluarsa, berakibat kemampuannya membawa beban  semakin berkurang.  Tekanan udara jadi sering kempis sendirinya.  Demi keamanan dan kenyamanan berkendara, sebaiknya sebagai pemilik motor sering memastikan kondisi fisik komponen pada roda.  Setidaknya dua kali seminggu.  Di mana pada roda terdapat pelek, dan rem juga. Rutinkan juga mengkontrol tekanan udara 3 hari sekali, pastikan kondisi permukaan ban masih layak.

Jangan lupa,  untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan motor berkala secara rutin  di bengkel kepercayaan Anda, agar seluruh  fitur dan komponen sepeda motor tetap bisa bekerja secara optimal.

Image credit : cycleworld.com

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 13.07.26

Jangan Salah Pilih Kalau Mau..

Motor trail memang dikenal sebagai kendaraan segala medan. Karena salah satu kelebihannya sanggup melibas jalanan terjal, berlumpur dan berbatu. Ia...

News
Modifikasi & Set Up 13.07.26

Atasi Dilema dan Galau Saat..

Pernah merasakan dilema dan galau gak saat harus servis motor trail Anda, apalagi saat mekanik mulai mengatakan ada sparepart yang...

News
Teknis Kendaraan 13.07.26

Rambut di Ban Baru Apa..

Pernah merhatiin gak nih setiap Anda membeli ban baru, di bagian pinggir ban terdapat rambut-rambut halus atau karet kecil yang...