Buat Anda pengguna motor trail harian yang kebetulan tinggal di ibu kota Jakarta, tentu gak asing dong dengan tingkat kemacetan luar biasa yang terjadi setiap harinya. Bukan hanya pas hari kerja saja tapi weekend pun tingkat kemacetan seolah tidak berkurang ya. Nah road warrior, pasti pernah nih pernah mengalami sakit pinggang saat atau setelah naik motor?
Semua pengendara motor tentu tahu betul nyerinya.. Bagian punggung dan pinggang memang menjadi bagian dari tubuh yang sering jadi “korban” akibat terlalu lama menunggang motor, termasuk ketika terjebak macet berjam-jam. Terlalu lama duduk di atas jok motor tentu bikin kondisi pinggang dan punggung bawah Anda tidak nyaman. Karena itu, istirahatkan punggung dengan merebahkan tubuh Anda sampai kondisinya membaik. Hal tersebut dilakukan agar tulang bagian belakang lebih rileks.
Nah ada beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit pinggang akibat sering naik motor, yan pertama adalah dengan memberikan kompres dingin atau kompres hangat. Sembari merebahkan diri, Anda juga bisa meminta bantuan orang lain untuk menyiapkan kompres dingin untuk meredakan nyeri yang Anda derita. Namun, pastikan bahwa nyeri yang diberi kompres dingin ini terjadi dalam waktu kurang dari 24 jam atau nyeri pinggangnya sampai menimbulkan bengkak.
Tempelkan kompres dingin di punggung bagian bawah selama 15 menit. Lakukan ini setiap 2 jam sekali. Setelah kompres es berhasil meringankan rasa nyeri, lanjutkan dengan menempelkan kompres hangat di bagian yang sakit selama 15 menit dan dilakukan setiap 2 jam sekali juga.
Merendam diri dalam air hangat dapat mengendurkan dan merelaksasikan otot-otot yang tegang akibat macet dan duduk di posisi yang sama selama berjam-jam. Berendam dalam air hangat juga dapat melancarkan sirkulasi darah serta merangsang produksi hormon dopamin untuk melawan stres dalam tubuh.
Anda juga bisa menggunakan obat penghilang sakit ya. Banyak penghilang nyeri otot topikal berupa krim atau koyo yang dijual di pasaran. Karena itu, Anda dapat membeli dan mengaplikasikannya pada bagian yang pegal dan nyeri. Anda bisa mengaplikasikan koyo atau krim penghilang rasa sakit yang menimbulkan sensasi panas itu setelah berendam dalam air hangat. Jika dirasa perlu, ada bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri. Pilihlah obat yang mengandung metampiron, parasetamol, dan ibuprofen. Biasanya, tak lama sesudah mengonsumsi obat ini, rasa nyeri akan langsung berkurang.
Untuk kembali menguatkan punggung dan pinggang, kami sarankan Anda untuk melakukan peregangan atau latihan yang tidak terlalu berat. Mulailah dengan melakukan peregangan yang dapat mengembalikan fleksibilitas. Salah satu peregangan yang paling efektif adalah bridging. Baringkan tubuh, lalu tekuk lutut, dan biarkan telapak kaki menyentuh lantai. Kencangkan otot perut dan angkat perut plus pinggul selama 10 detik, lalu bernapas normal kembali. Lakukan latihan tersebut sebanyak 8-12 kali. Bila dilakukan secara rutin, rasa sakit pinggang akibat keseringan naik motor akan berkurang.
Oh iya tidur dengan posisi terlentang dianggap sebagai posisi terbaik saat Anda sedang mengalami sakit pinggang. Sebab, punggung berada dalam posisi lurus sehingga berat tubuh dapat tertopang dengan baik. Mengatasi sakit pinggang terutama jika Anda keseringan naik motor, bisa Anda lakukan dengan cara-cara di atas.
Saat Anda terjebak dalam kemacetan, usahakan untuk berdiri sejenak atau melakukan peregangan kecil di bagian tertentu yang pegal. Dengan cara ini, otot yang kencang akan kembali santai. Namun, jika Anda sudah melakukan cara-cara di atas tapi nyeri pinggang belum juga hilang, segera periksakan diri ke dokter.
Image credit : hondapowersports.com