Kiat Agar Motor Trail Jarang Diservice
Merawat motor trail sebenarnya tidak terlalu susah. Tapi karena banyak orang yang memiliki kesibukan lain, maka perawatannya seringkali diabaikan. Padahal dengan merawat motor secara tepat akan membuat motor gak harus sering di service, lho.
Untuk memastikan performa motor tetap prima maka diperiksa secara berkala menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Apalagi jika Anda menggunakan motor trail untuk kegiatan harian, jangan abaikan hal ini ya. Service motor memang perlu tapi Anda bisa mengakalinya agar Anda tidak perlu terlalu sering membawa motor trail Anda ke bengkel. Hal apa saja sih yang harus Anda lakukan? Kami rangkum pada uraian dibawah ini ya.
Yang pertama adalah cek kondisi oli secara berkala ya. Oli memiliki fungsi sebagai pelumas untuk komponen-komponen mesin agar saat terjadi gesekan, mesin gak kehausan. Sedangkan fungsi lain dari oli yaitu pencegah karat dan bertindak sebagai pendingin. Dengan mesin yang sudah terlumasi, maka secara otomatis karatpun tidak akan terjadi. Sedangkan sebagai pendingin membuat mesin yang panas menjadi dingin kembali. Karena oli sangat penting untuk motor jadi pastikanlah memeriksa kondisinya secara berkala. Jika oli kekentalannya sudah berkurang dan warnanya sudah kehitaman, maka menjadi tanda bahwa oli sudah harus diganti, ya.
Setelah itu cek kondisi rantai motor trail Anda. Rantai merupakan bagian terpenting yang ada pada sepeda motor karena fungsinya yang menghubungkan mesin dan roda sehingga bisa bergerak. Karena fungsinya yang sangat besar, mengecek kekencangan rantai motor secara berkala memang disarankan. Anda bisa memulai pengecekkan dengan melihat apakah ada karat. Jika terdapat karat, segeralah bersihkan dan semprot dengan menggunakan oli khusus rantai.
Tapi jangan lupakan juga cek kondisi aki. Agar arus listrik pada aki tetap terjaga dengan baik, maka periksalah aki agar gak melebihi batas. Idealnya jangan sampai lebih dari 2 minggu. Jika jarang mengecek kondisi aki atau membiarkan aki melebihi batas, yang terjadi maka mempercepat kerusakan pada sel aki dan yang pasti juga akan menyebabkan kerusakan pada bagian lain yang ada di motor kamu.
Jangan remehkan bentuknya yang kecil, karena jika tidak ada busi maka motor dipastikan tidak bisa hidup. Fungsi utama dari busi adalah memantik api pada ruang pembakaran motor. Jadi agar motor dapat berjalan dengan baik, campuran udara dan bensin akan dibakar oleh percikan api dari busi tersebut. Maka ledakan itulah yang akan membuat piston naik dan turun. Sangat penting memang mengecek kondisi busi secara berkala mengingat fungsinya yang begitu penting. Anda bisa mengganti busi jika jarak tempuh sudah 12.000 kilometer.
Pastikan Anda mengganti roda gigi yang sudah taja juga ya. Salah satu ciri roda gigi atau gir sudah harus diganti yaitu mata roda gigi sudah terlihat lancip atau tajam. Semakin tajam maka roda gigi sudah mendekati usia maksimal pakai jadi perlu diganti sesegera mungkin. Parahnya lagi jika dibiarkan bisa membuat rantai putus tiba-tiba.
Dan yang terakhir adalah jangan berlebihan dalam memanaskan motor. Setiap orang yang memiliki motor pastinya mengetahui hal ini. Sebelum digunakan motor memang harus dipanaskan terlebih dahulu. Panaskanlah motor sekitar 1 hingga 2 menit agar suhu mesin cukup hangat.
Hal ini dilakukan dengan tujuan agar menaikkan oli sehingga melumasi komponen mesin. Tapi harus di ingat jangan terlalu lama memanaskan motor dan hindari mengegas motor terlalu lama karena hanya akan sia-sia.