Kisi-Kisi Setting Karburator Motor Trail
Kendati saat ini motor trali berteknologi injeksi semakin marak di Indonesia, namun pengguna motor trali karburator tetap banyak lho. Nah jika pada motor trail injeksi setelan campuran bahan bakar dan udara diatur oleh mesin secara komputerisasi maka jika menggunakan karburtor maka Anda harus manual melakukannya.
Oh iya karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam. Karburator berfungsi mencampur bahan bakar dengan udara dalam ukuran yang tepat (sesuai kebutuhan) untuk kemudian disalurkan ke dalam ruang bakar (silinder) dalam bentuk kabut.
Beberapa bahkan melakukan penyetelan karburator untuk meningkatkan performa. Hasilnya, bahkan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang menjadi irit. Namun, jika gagal menyeting karburator dengan benar, malah berakibat motor menjadi tidak enak. Untuk itu, ketahuilah cara menyeting karburator dengan benar.
Nah, bagi Anda yang ingin mencoba menyetel karburator motor trail , terdapat beberapa hal penting yang sebaiknya disiapkan. Hal ini dikarenakan, penyetelan karburator ini membutuhkan orang dengan kompetensi bidang otomotif yang baik atau setidaknya memiliki pengetahuan dasar dalam hal otomotif. Tapi tenang, kami akan coba buat panduannya untuk Anda ya. Simak ulasannya yuk.
Yang pertama pastikanlah mesin motor dalam keadaan hidup agar bisa mendapat settingan yang pas. Hal ini juga penting dilakukan agar dapat mengetahui apakah mesin dalam kondisi brebet atau normal-normal saja. Jika ketika digas motor terlalu brebet maka yang harus Anda lakukan yaitu menyetelnya dengan cara memutar sekrup penyetel gas searah jarum jam atau ke arah kanan menggunakan obeng.
Hal tersebut bertujuan agar kutub gas semakin terbuka dan tekanan RPM juga semakin tinggi sehingga akan menghasilkan gas yang pas. Selanjutnya tutup sekrup penyetel gas ya. Jangan sepelekan proses ini, karena proses ini bertujuan untuk mengatur sekrup penyetel udara yang bisa menutup saluran idle dan juga bertujuan untuk menutup udara yang masuk ke dalam mesin. Saat hendak menutup sekrup angin Anda perlu memastikan mesin terus dalam keadaan menyala. Jika mesin keadaan mati sebelum saluran di tutup maka Anda harus menghentikan putaran sekrup angin dan membiarkan RPM rendah bisa dicapai oleh mesin
Yang terakhir menurunkan setelan gas agar menghasilkan idle yang ideal. Caranya yaitu cobalah settingannya dengan cara menghidupkan kembali mesin motor. Jika settingan sudah benar maka ditandai dengan motor langsung menyala hanya dalam satu kali starter. Tapi jika belum, Anda perlu setel ulang kembali karburatornya agar mendapatkan settingan yang ideal.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, karburator berisi campuran bahan bakar dengan udara. Maka, saat menyetel karburator, Anda harus tahu komposisi yang benar mengenai campuran udara dan bahan bakar. Memang, dalam menyetel komposisi bensin yang lebih banyak daripada udara maka mesin tidak mudah panas. Namun, efeknya bensin menjadi boros dan kebocoran bensin.
Begitu juga sebaliknya. Jika setelan komposisi angin pada karburator terlalu besar atau terlalu banyak, akan berimbas mesin mati mendadak atau overheat dan tarikan mesin kurang responsif. Saat tarikan gas, mesin akan terasa tersendat-sendat atau berebet. Nah selamat mencoba ya.