TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Kupas Teknologi E-Clucth di Motor Adventure Terbaru

Teknis Kendaraan 13.04.2026

Makin seru nih persaingan motor adventure bermesin besar setelah Honda kembali menyempurnakan motor adventure menengahnya melalui kehadiran Honda XL750 Transalp model year 2026. Pembaruan paling menonjol adalah hadirnya teknologi E-Clutch, sistem kopling elektronik yang membuat proses berkendara lebih praktis tanpa menghilangkan sensasi motor manual.

E-Clutch sendiri bukan teknologi baru bagi Honda. Sistem ini pertama kali diperkenalkan pada CB650R dan CBR650R model 2024, kemudian digunakan pada Rebel 300 dan CB750 Hornet. Kini fitur tersebut hadir pada lini motor petualang menengah milik pabrikan Jepang itu.

Teknologi ini memungkinkan pengendara memindahkan gigi tanpa perlu menarik tuas kopling. Sistem otomatis akan mengatur kerja kopling, sehingga motor tidak mudah mati saat berhenti atau saat perpindahan gigi terjadi.Berbeda dengan sistem transmisi otomatis Dual Clutch Transmission (DCT) milik Honda seperti pada Gold Wing. E-Clutch tetap mempertahankan karakter motor manual. Tuas kopling masih tersedia di setang kiri dan pedal perpindahan gigi tetap berada di kaki kiri. Namun saat fitur aktif, pengendara tidak perlu menggunakan tuas kopling saat start, berhenti, atau mengganti gigi.

Menariknya, fitur ini juga dapat dinonaktifkan, sehingga motor bisa dikendarai seperti motor manual konvensional.Honda menjelaskan bahwa E-Clutch bekerja melalui aktuator dengan dua motor kompak yang terpasang di sisi kanan mesin. Sistem tersebut mengontrol kopling secara presisi sekaligus menyesuaikan timing pengapian dan injeksi bahan bakar berdasarkan berbagai parameter.Parameter tersebut meliputi kecepatan kendaraan, bukaan throttle, putaran mesin, tekanan pada pedal gigi, posisi gigi, hingga kecepatan countershaft mesin.

Proses perpindahan gigi juga terhubung dengan throttle-by-wire, sehingga kecepatan shifting menyesuaikan mode berkendara. Pengendara bahkan dapat memilih tiga pengaturan karakter perpindahan gigi baik untuk upshift maupun downshift.

Selain E-Clutch, Honda juga meningkatkan kemampuan Transalp melalui suspensi depan dan belakang yang kini sepenuhnya dapat diatur. Upgrade ini memberi fleksibilitas lebih bagi pengendara saat menyesuaikan setelan untuk perjalanan touring, penggunaan harian, atau petualangan off-road. Honda juga memasang skid plate aluminium baru, untuk memberikan perlindungan bagian bawah mesin saat melewati jalur berbatu atau medan ekstrem.

Sementara urusan performa mesin tidak ada ubahan. Tetap ditenagai oleh Unicam 8-katup Paralel-Twin 755 cc. Memiliki tenaga 90,5 hp pada 9.500 rpm dan torsi puncak 75 Nm pada 7.250 rpm. Memiliki empat mode berkendara yang dapat dipilih: Sport, Standard, Rain, dan Gravel. Setiap mode menawarkan pengaturan level, mulai dari empat level tenaga mesin, tiga level engine brake, dua level ABS, dan lima level kontrol traksi. Ada juga mode User untuk memilih pengaturan khusus.

Sistem pencahayaan All LED Lighting System memastikan visibilitas yang baik di segala kondisi, sementara rear carrier built-in siap menampung barang bawaan untuk perjalanan jauh. Guna mendukung kebutuhan turing di era digital, ia dilengkapi dengan layar 5 inci TFT Panel Meter dengan dukungan konektivitas melalui Honda RoadSync. Berapa harga jualnya ? untuk pasaran jakarta harganya di atas 360 juta rupiah. Lumayan ya.

 

 

Spesifikasi :
Engine & Performance: 755cc liquid-cooled SOHC 8-valve parallel-twin (270° crank). Produces approximately 67.5 kw (90-92hp) at 9500 rpm and 75 Nm of Torque 7.250rpm

E-Clutch Option: The 2026 model introduces the Honda E-Clutch system, enabling automatic, clutchless gear shifts for improved city and off-road riding.

Suspension: Upgraded to fully adjustable 43mm Showa SFF-CA USD front forks and a rear monoshock with Pro-link, providing better damping adjustment for varied terrain.

Design & Adventure Specs: Features a 21-inch front/18-inch rear spoked wheel setup. The 2026 model includes a thicker 2.5mm aluminum bash plate to protect the engine and E-Clutch system.

Electronics & Safety: Includes ride-by-wire, 4 riding modes, Honda Selectable Torque Control (HSTC), wheelie control, and 2-channel ABS (rear deactivatable).

Weight & Dimensions: Kerb weight is approx 208-216kg. Seat height is 850mm, with a 820mm low-seat option available. Fuel capacity is 16.9 L.

Image credit : dancingthepolka.com

Berita terkait

News
Modifikasi & Set Up 13.04.26

Beragam Pilihan Mesin Modifikasi Supermoto

Tidak banyak orang yang gemar merakit supermoto dari nol, kebanyakan justru lebih sering memodifikasi motor trail mereka menjadi supermoto, tapi...

News
Modifikasi & Set Up 13.04.26

Bergesernya Tren Modifikasi Motor Trail

Selamat bertahun-tahun tren modifikasi motor trail di Indonesia didominiasi oleh gaya supermoto. Penampilan dengan karakter sporty modern ini, menjamur di...

News
Teknis Kendaraan 13.04.26

Meski Kecil Fungsi Komponen Ini..

Banyak pemilik motor trail lebih fokus pada komponen besar seperti mesin, ban, atau sistem rem saat melakukan perawatan. Padahal, ada...