TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Motor Adventure Matic Ramaikan Pasar Asia Tenggara

Teknis Kendaraan 23.02.2026

Setelah akhir tahun lalu resmi diluncurkan untuk pasar Eropa, akhirnya Honda kembali membuat gebrakan di segmen motor adventure dengan meluncurkan Honda NX500 E-Clutch di Thailand. Kehadiran model ini langsung menyita perhatian para pecinta motor adventure di Asia Tenggara, terutama karena membawa teknologi terbaru yang memudahkan pengendaraan.

Honda NX500 E-Clutch 2026 ramai diperbincangkan sebagai langkah strategis Honda untuk memperkuat lini big bike adventure. Model ini dirancang khusus bagi pengendara yang gemar menjelajah dan mengeksplorasi berbagai medan, sekaligus menginginkan kemudahan dalam pengoperasian.

Salah satu keunggulan utama terletak pada sistem E-Clutch. Teknologi ini membuat NX500 E-Clutch 2026 lebih mudah dikuasai, bahkan oleh pengendara pemula di kelas 500 cc. Dengan sistem kopling elektronik tersebut, proses perpindahan gigi menjadi lebih halus tanpa harus selalu mengoperasikan tuas kopling secara manual, sehingga mengurangi rasa lelah saat berkendara di kemacetan maupun perjalanan panjang.

Honda juga melakukan penyempurnaan pada sistem dan desain bodi untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan stabil. Pengendalian terasa lebih mulus, meningkatkan rasa percaya diri sejak pertama kali mengendarainya.

Secara tampilan, Honda NX500 E-Clutch hadir dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu Graphite Black, Matte Gray dengan decal White-Blue-Pink, serta Pearl White dengan decal White-Blue-Pink. Kombinasi warna tersebut semakin menegaskan aura adventure modern yang melekat pada model ini.

Motor ini menggunakan Parallel-Twin 2 silinder 471cc DOHC 8-klep PGM-Fi berpendingin radiator. Dikawinkan dengan transmisi 6-speed, tenaga puncaknya tembus 47 hp pada 8.500 rpm dan torsi maksimal 43 Nm pada 6.500 rpm. BTW konsumsi bensinnya itu bisa sampai 27,8 km/liter.

Jadi di bagian koplingnya telah ditambahkan sistem elektronik yang pintar, ketika motor ingin berhenti/start maka akan otomatis menarik. Lalu saat pindah-pindah gigi juga tetap tanpa kopling seperti Quickshifter biasanya. Tapi bisa juga diubah ke manual biasa, tentu ini memberikan pilihan sesuai dengan kebutuhan pengendara.

Ditopang menggunakan rangka Steel Diamond, suspensi depan upside-down Showa SFF-BP 41mm, monoshock Pro-Link untuk belakang dengan 5 level penyetelan preload. Velg 19 inci yang dibalut ban 110/80 depan dan 17 inci dengan ban 160/60 belakang.

Pengereman cakram 296mm ganda, dijepit kaliper axial Nissin 2-piston di depan dan cakram 240mm dengan kaliper 1 piston di belakang. Bobot 199 kilogram (wet), kapasitas tangki bensin gede 17,5 liter dan jika diisi penuh bisa untuk jalan sejauh 500 kilometer.

Terakhir untuk fiturnya, ada panel instrumen TFT color display 5 inci, bisa tersambung ke HP melalui Honda RoadSync dan koneksi Bluetooth, tampilan navigasi, pesan, telepon, dll. Lalu lampu-lampu udah LED disekeliling, Emergency Stop System (ESS), HSTC (Honda Selectable Torque Control), dan ABS 2-Channel.

Tampaknya Honda Indonesia masih menggunakan strategi wait and see untuk memasarkan produk jenis ini di tanah air. Jika sukses di Thailand, bukan tidak mungkin pasar Indonesia menyusul berikutnya.

Spesifikasi
Mesin : 2 silinder Parallel-Twin 471cc DOHC 8-klep PGM-Fi pendingin radiator, transmisi 6-speed
Tenaga & Torsi : 47 hp @8.500 rpm & 43 Nm @6.500 rpm
Teknologi E-Clutch : oper gigi tanpa tarik kopling saat start/berhenti & perpindahan gigi
Tangki & Konsumsi : Tangki 17,5 L, konsumsi 27,8 km/l, jarak tempuh 500 km
Suspensi : USD Showa SFF-BP 41mm depan, monoshock Pro-Link preload 5-level belakang
Rangka & Roda  Rangka : Steel Diamond; velg depan 19” ban 110/80, belakang 17” ban 160/60; bobot basah 199 kg
Rem Cakram : ganda depan 296 mm, kaliper Nissin 2-piston & cCakram belakang 240 mm, kaliper 1-piston, ABS Dual-Channel
Fitur Lampu : full LED, panel TFT 5”, Bluetooth + Honda RoadSync, navigasi, telepon & pesan, ESS, HSTC

Image credit : totalmotorcycle.com

Berita terkait

News
Teknis Kendaraan 23.02.26

Aduh Getah Pohon Bikin Jelek..

Anda yang menggunakan motor trail harian tentu pernah mengalami nih kondisi harus parkir di bawah pohon nih. Namun setelah beberapa...

News
Teknis Kendaraan 23.02.26

Pahami Fungsi Pick Up Coil..

Sistem pengapian merupakan salah satu komponen vital yang menentukan performa sepeda motor. Ketepatan waktu pengapian berperan besar dalam menghasilkan pembakaran...

News
Komunitas 23.02.26

Main Ke Bengkel Supermoto Legendaris..

Demam supermoto yang semakin melanda Indonesia, membuat banyak bengkel-bengkel dadakan yang melayani modif motor menjadi supermoto. Tapi salah satu dedengkot...