TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME TRIAL GAME

0

Loading ...

Serba Serbi Mesin Motor Trail 2-tak

Teknis Kendaraan 16.09.2025

Motor trail 2-tak sudah amat jarang ditemui di Indonesia.  Meski begitu, peminat motor 2-tak tidak berkurang, dan sudah menjadi kendaraan hobi. Motor 2-tak punya keunggulan dari segi simplisitas dan juga performa. Mesin 2-tak punya performa lebih baik dari mesin 4-tak yang sekelas. Hal itu karena mesin 2-tak punya siklus pembakaran yang lebih singkat, yaitu 2 langkah saja.

Namun, siklus mesin 2 langkah ini punya konsekuensi dari sistem pelumasan. Mesin 2-tak punya dua sistem pelumasan untuk dua area yang berbeda. Oli pertama di mesin 2-tak adalah gearbox oil. Gearbox oil ini lebih sering disebut sebagai oli mesin, di mesin 2-tak.  Gearbox oil berfungsi untuk melumasi area kopling dan gigi transmisi saja. Gearbox oil pada mesin 2-tak, menggunakan oli mesin 4-tak atau oli mesin 4T.

Oli mesin di motor 2-tak diganti secara berkala, layaknya motor 4-tak pada umumnya. Namun masa pakai oli mesin di motor 2-tak biasanya lebih panjang. Bisa dua sampai tiga kali lipat lebih panjang dibanding masa pakai di motor 4-tak. Hal itu karena beban oli mesin di motor 2-tak yang lebih ringan, karena hanya melumasi area kopling dan girboks saja dan tidak melumasi area piston.

Sedangkan oli kedua di mesin 2-tak adalah oli samping, atau umum disebut two stroke oil. Oli samping berguna untuk melumasi komponen vital yaitu piston, dinding silinder, dan crankshaft. Oli samping akan ikut terbakar bersama bahan bakar. Volumenya akan terus berkurang, dan kita harus isi ulang oli samping secara berkala.

Jadi dapat disimpulkan bahwa motor 2-tak butuh dua jenis oli, yaitu oli mesin dan oli samping. Keduanya punya fungsi yang berbeda. Karena fungsinya berbeda, kalian jangan sampai salah beli dan salah memasukan antar kedua oli tersebut. Oli samping umumnya memiliki kekentalan SAE 20 single grade. Sementara oli mesin motor mayoritas sudah menggunakan kekentalan multigrade seperti SAE 10W-40.

Perbedaan mendasar pada mesin 2-tak dan 4-tak adalah, langkah kerja dan sistem pemasukan bahan bakarnya. Pada mesin 4-tak, campuran udara dan bahan bakar masuk melalui klep in menuju ruang bakar. Ruang bakar dan area crankcase motor 4-tak, tersekat rapat oleh ring piston dan dinding silinder secara sempurna. Sehingga oli yang melumasi area piston dan dinding silinder, tidak masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar.

Pada mesin 2-tak, campuran udara dan bahan bakar masuk lewat lubang (port) di dinding silinder. Tidak ada klep in dan out pada mesin 2-tak. Campuran udara dan bahan bakar itu, kemudian dikompresi oleh piston dan dibakar api busi. Karena dinding silinder yang berlubang-lubang, membuat area ruang bakar dan crankcase motor 2-tak jadi menyatu.

Oli yang digunakan untuk melumasi piston, dinding silinder, dan crankshaft, secara otomatis akan ikut terbawa ke ruang bakar dan terbakar. Itu sebabnya motor 2-tak butuh oli samping, untuk melumasi area piston. Oli samping ini memang dirancang untuk mudah terbakar bersama bahan bakar. Dan akibat dari terbakarnya oli samping di motor 2-tak, kita akan melihat asap yang keluar dari knalpotnya.

Image credit : dirtbikemagazine.com

Berita terkait

News
Komunitas 02.02.26

Legenda Komunitas Motor Trail Tanah..

Tidak sedikit memang komunitas motor trail di tanah air, tapi yang sudah bertahan lebih dari 30 tahun hanya segelintir saja....

News
News 02.02.26

Awas Polisi Siapkan Tilang Elektronik..

Nih buat pengguna motor trail harian, ada kabar terbaru nih yang pasti bakal bikin deg-degan pengguna jalan. Korps Lalu Lintas...

News
Teknis Kendaraan 02.02.26

Ini Alternatif Pengobatan Pada Rangka..

Pada artikel sebelumnya kami sudah membahas mengenai dampak rangka motor trail yang bengkok pada performa motor. Lantas kalo sudah bengkok...